Sinergi Literasi: SWI Lampung, Universitas Saburai, dan Kominfo Gelar Workshop Jurnalis Lingkungan di SMAN 1 Bandar Lampung
MapsNews // BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran ekologi dan kecakapan literasi digital di kalangan generasi muda, Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Lampung yang berkolaborasi dengan prodi Hubungan masyarakat dan komunikasi digital Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) dan Dinas Kominfo Provinsi Lampung menggelar Workshop Jurnalis Lingkungan. Acara ini berlangsung khidmat di Aula SMAN 1 Bandar Lampung pada Rabu, 17 Desember 2025.
Kegiatan ini mengusung tema " meliput bumi merawat masa depan " yang membahas pentingnya peran jurnalisme dalam menyuarakan isu-isu lingkungan hidup. Workshop ini merupakan hasil kerja sama strategis antara:
DPW SWI Provinsi Lampung sebagai praktisi media.
Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Universitas Saburai sebagai pakar akademisi.
Dinas Kominfo Provinsi Lampung selaku regulator informasi publik.
Sepanjang workshop, para siswa dibekali dengan berbagai materi esensial, di antaranya:
Teknik Dasar Jurnalistik: Cara mencari fakta dan menulis berita lingkungan yang objektif.
Etika Komunikasi Digital: Disampaikan oleh tim Kominfo untuk membekali siswa agar terhindar dari hoaks.
Strategi Konten Kreatif: Pemanfaatan platform digital untuk ikut menyuarakan isu - isu yang berkaitan dengan lingkungan sekitar
Semangat membara terpancar dari wajah-wajah siswa SMA Negeri 1 Bandar Lampung saat mengikuti workshop jurnalis lingkungan yang digelar hari ini. Sejak sesi pembukaan, aula sekolah dipenuhi dengan diskusi interaktif dan antusiasme tinggi; para siswa tampak tidak sabar untuk menggali lebih dalam bagaimana peran media dapat membantu melestarikan ekosistem lingkungan sekitar
Dengan buku catatan di tangan dan rasa ingin tahu yang besar, mereka dengan tekun mempelajari teknik peliputan isu-isu tentang lingkungan
Ketua SWI provinsi Lampung berharap workshop ini menjadi pemantik munculnya komunitas jurnalis muda peduli lingkungan di tingkat SMA. Dengan sinergi antara praktisi, akademisi, dan pemerintah, diharapkan pesan-pesan pelestarian alam dapat tersampaikan lebih luas melalui perspektif anak muda yang segar dan kreatif. ( tim )



